Sunday, October 25, 2015

Wiro Sableng: nostalgia masa kecil

Dulu, hari Minggu, gw suka nongkrongin sinetron ini. Soalnya, banyak adegan cewek berkeringat di sini setelah bertarung. Yang cowok keringetan banyak juga sih (tapi gw ga liat itu). Maklum, film-film pendekar jaman 90-an ke bawah emang suka gitu. Aktris atau aktornya keringetan dibiarin.


Gw tambah demen dengan 'kebijakan' itu. Karena kadang, keringet itu sampai membekas jelas di ketek si aktris. Pemandangan idaman gw tuh!


Di tambah lagi, ada adegan-adegan totokan. Nih teknik yang gw kok yakin absurd. Tapi kalopun ada, asyik juga diterapin. Ya, imajinasi aja, sih.

Wiro Sableng di RCTI adalah favorit gw. Bukan karena ceritanya yang, you know lah, picisan gitu. Guyonan-guyonannya juga garing, Bro. Gaya tarungnya juga ga banget deh. Tapi, yaaaa... itu tadi. Banyak pendekar cantik keringetan di sini.

 
Sayang, gw ga tau nama-nama pemerannya. Terutama pemeran Nilamsari (pendekar berbaju biru) yang keteknya selalu banjir itu. Ada yang bisa bantu gw?


Eh, tapi loe sendiri, suka ga Wiro Sableng?